Rabu, 25 November 2020

pluralisme dan multikulturalisme indonesia

 

Pluralisme dan multikulturalisme di Indonesia

November 25, 2020

 

            Pluralisme berarti sebuah pemahaman yaitu adanya saling menghormati, menghargai antar sesama sebagai bentuk pengakuan keberagaman masyarakat majemuk didalam suatu masyarakat, didalam suatu masyarakat itu sendiri terdapat banyak macam pluralisme seperti pluralisme agama karena agama di Indonesia tidak satu, jadi harus diimbangi sikap toleransi untuk menghindari perpecahan di Indonesia. Ada juga pluralisme budaya, dari sekian suku di Indonesia tidak ada yang sama budayanya bahkan didalam suku itu sendiri beda daerah juga beda budayanya, kita tidak bisa dan tidak boleh memaksa mereka untuk sama dengan kita, jadi kita harus tetap menghargai budaya mereka. Dan juga masih banyak lagi contoh pluralisme di negara kita.

Faktor penyebab terjadinya pluralisme di Indonesia antara lain :

a) a.  Keragaman identitas budaya daerah.

b)b.    Pergeseran kekuasaan [usat ke daerah.

c) c. Kurang kokohnya rasa nasionalisme.

d)d.    Fanatisme sempit.

e) e.  Konflik kesatuan nasional dan multikultural.

f)    f. Kesejahteraan ekonomi yang tidak merata diantara kelompok budaya.

g) g.   Keberpihakan yang salah dari media massa khususnya televisi swasta dalam       memberitakan peristiwa.

Sekarang saya lanjut pembahasan tentang multikulturalisme, multikulturalisme itu di ambil dari dua kata yaitu multi yang artinya banyak dan kultural yang artinya kebudayaan, jadi multikulturalisme bisa berarti sebuah kebudayaan yang menekankan masyarakatnya untuk memaklumi budaya di Indonesia yang beragam dan bisa menerimanya dengan sikap toleransi dan juga tidak boleh menjelekkan suku lain, karena bagaimanapun kita tetap satu bangsa.

Unsur-unsur multikulturalisme di Indonesia antara lain : suku bangsa, ras, agama dan keyakinan, ideologi, politik, tata krama, kesenjangan sosial, kesenjangan ekonomi.

          Perbedaan antara pluralisme dan multikulturalisme  :

Pluralisme : faham yang memberi ruang nyaman untuk manusia, mengakui adanya perbedaan, faham yang berpendapat kalau perbedaan itu menciptakan kedamaian, menerima dan mempelajari kebudayaan lain adalah salah satu cara untuk menghindari konflik.

Multikulturalisme : ideologi yang mengagungkan perbedaan budaya, mengajarkan kepada masyarakatnya untuk saling pengertian dan toleransi, suatu kelompok sebaiknya terdiri dari berbagai budaya yang berbeda dalam status sosial yang sama, hanya menerima sebuah perbedaan tetapi tidak sampai mendalami atau mempelajarai budaya lain.

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan kalau pluralisme dan multikulturalisme mempunyai makna dan tujuan yang tidak jauh berbeda yaitu mengormati budaya, agama, ras, adat-istiadat orang lain.

Tokoh utama pluralisme ialah beliau Kh. Abdurrahman wahid atau kerap di sapa gus dur, gus dur menyatakan bahwa pada saat ini pluralisme sedang  berada ditengah cobaan, banyaknya kejadian yang menjadi penghalang dalam kebersamaan, sehingga pluralisme perlu untuk dijaga dan dirawat untuk memperkuat ikatan nasionalisme Indonesia yang sangat beragam ini.

Contoh kegiatan pluralisme :

a)   Kebersamaan dalam kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar.

b)   Tidak memaksakan kehendak orang lain untuk menerima keyakinan yang kita miliki.

c)   Tidak memaksakan kehendak orang lain untuk memeluk agama yang kita peluk.

d)   Membantu dalam melaksanakan pembangunan fasilitas umum.

e)   Membantu orang lain saat mengalami kecelakaan maupu menjadi korban bencana alam.

f)     Saling menghormati hak dan kewajiban agama masing-masing.

g)   Menghormati adat istiadat dalam bermasyarakat.

h)   Terbuka dalam menerima perbedaan pandangan dan pendapat.

i)     Masyarakat bali yang mayoritas beragama Hindu dapat hidup berdampingan dengan masyarakat pndatang yang hidup di Bali yang notabene beragama di luar Hindu.

j)                     j)  Ikut serta dalam membangun persatuan dalam mencapai pembangunan              negara.

k)   Tidak melakukan keonaran dalam lingkungan masyarakat.

l)     Saling menghormati dalam menyikapi perbedaan dalam keyakinan.

Dampak positif pluralisme :

a)   Memahami adanya perbedaan dalam masyarakat.

b)   Membentuk masyarakat yang modern.

c)   Meningkatkan pendapatan negara.

d)   Menjadi daya tarik bagi turis yang berkunjung ke negara.

Namun pluralisme juga mempunyai sisi negatifnya yaitu

Dampak negative pluralisme :

a)         a) Timbulnya persaingan antar suku, ras maupun agama.

b)         b) Menimbulkan perpecahan yang disebabkan kurangnya rasa dan sikap                   toleransi.

c)              c) Munculnya rasa egois di kalangan masyarakat.

d)         e)Timbulnya gesekan sosial yang terjadi akibat konflik yang terjadi dalam                masyarakat.

e)              f) Timbulnya sikap individualisme yang terjadi di kalangan masyarakat.

Jadi intinya disini kita sebagai masyarakat Indonesia harus bisa menjaga nama baik negara kita, melawan bersama-sama musuh dari internal maupun internal yang ingin menghancurkan negara kita.

Sumber :

https://dosensosiologi.com/pengertian-pluralisme/

https://www.yuksinau.id/pengertian-multikulturalisme/

http://maulaniasafira.blogspot.com/2017/02/pluralisme-dan-multikulturalisme-di.html

https://www.kompasiana.com/jo.purnama/54f3ca46745513972b6c7fef/menilik-pluralisme-dan-multikulturalisme-di-indonesia

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

matkul kewarganegaraan bersama pak Edi

  Assalamualaikum wr.wb teman-teman…. Bagaimana kabar teman-teman ? semoga kalian beserta keluarga sehat selalu ya, dan selalu dalam lindu...