Kelanjutan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia di
Indonesia
November 27, 2020
Pada hakikatnya sumber
daya alam memang diciptakan untuk memenuhi segala kebutuhan manusia tidak lain
diantaranya : hewan, tumbuhan, minyak bumi, dan masih banyak lagi. Sedangkan dari
sumber daya alam itu sendiri juga butuh pengelolaan dari manusia jadi antara
sumber daya alam dan sumber daya manusia saling berkaitan dan saling
menguntungkan. Namun dibalik itu ada beberapa masalah yang terjadi yaitu sumber
daya alam keberadaanya tidak tersebar merata, seperti di Indonesia mempunyai
kekayaan alam yang melimpah sedangkan negara-negara lain masih banyak yang
kekurangan kekayaan alam. Maka dari itu patut kita bersyukur menjadi bagian
dari warga negara Indonesia dengan cara menjaganya dan jangan sampai membiarkan
sampai punah. Bukti jika Indonesia kaya akan kekayaan alam yaitu tanaman karena
tanahnya yang luas dan subur, hewan baik reptile atau mamalia, bahkan sampai
jenis bahan tambang di Indonesia sangat banyak dan beraneka ragam, yang sudah
dikenal oleh negara-negara lain dan membanggakan Indonesia.
Akan tetapi pada
kenyataanya Indonesia yang mungkin bisa dibilang sempurna akan sumber daya
alamnya rupanya kurang pandai sumber daya manusia dalam mengolahnya,kalau
dikaitkan dengan perekonomian justru Indonesia perekonomiannya lemah, hal ini
disebabkan Indonesia yang kaya akan sumber daya alam masih kalah disbanding negara
yang maju di sektor industri dan jasa, sumber daya manusia di Indonesia masih
sangat lemah, mereka cenderung tidak memiliki teknologi yang memadai dalam
mengolahnya penghambatnya adalah korupsi, lemahnya system pemerintahan, banyak
terjadi perang saudara di Indonesia.
Bagaimana caranya agar
kita bisa mengelola sumber daya alam dengan benar? Yaitu dengan memanfaatkan
seadanya dan di biasakan setelah mengambil sebisa mungkin kita bisa
mengembalikan, bagaimana caranya? Semisal tumbuhan, yaudah kita memetik atau
menebangnya namun kita juga harus Kembali menanamnya, kalau yang hutan0hutan
gitu janganlah kita menebang sembarangan demi kepentingannya sendiri atau
biasanya dibuat pemukiman, jadi intinya ambil seperlunya saja jangan sampai
menggundul bersih hutannya, nah kalau jenis hewan kita bisa memanfaatkannya untuk
membantu meringankan pekerjaan kita seperti kerbau atau kuda namun sekarang
semakin canggih jadi sudah sangat jarang mereka memanfaatkan hewan, namun kalau
dibuat konsumsi memang sangatlah banyak seperti unggas, sapi, kambing dan lain-lain,
dari sini kita harus bisa meletarikannya terutama untuk satwa langka dan untuk
hewan yang sering dibuat konsumsi harus mengembang biakkan sebanyak-banyaknya
jangan sampai ikut langka.
Kalau melihat keadaan
lingkungan, zaman dulu dan zaman sekarang perubahannya drastis, bisa dilihat
sekarang kita sudah susah menemui lingkungan yang nyaman, sejuk, dan asri kalau
tidak di desa yang masih tradisional, soalnya sekarang juga sudah banyak desa
yang berlomba-lomba memajukan desanya dengan membangun fasililitas-fasilitas tetapi
tidak memperhatikan sumber daya alamnya, desa maju bukan berarti desa yang semakin
mewah melainkan desa yang bisa membuat nyaman masyarakatnya dengan tidak merusak
sumber daya alam.
Dari sini saya menilai
tetapi bukan menyalahkan, peran pemerintah dinilai kurang baik dan benar,
mengapa demikian? Karena pemerintah lebih mengedepankan industri yang dinilai
bisa mengurangi potensi sumber daya alam di Indonesia, ekosistem alam banyak
yang hancur dan hilang hanya karena kepentingan pribadi, contoh kegiatan yang
merusak alam yaitu pembakaran hutan liar, penangkapan ikan dengan bom atau bahan
kimia yang membahayakan lingkungan air, dan lain-lain. Semua itu bisa merusak
ekosistem alam seperti laut dan hutan, akan terjadinya banjir, longsor atau
bencana alam lainnya. Kita harus bisa menyelamatkan bumi kita terutama Indonesia
kita, kita bisa melakukan advokasi atau kegiatan pengorganisasian, aksi,
membela, dan lain-lain dengan cara litigasi ( pembelaan atau mencari solusi di
jalur pengadilan ) atau non litigasi ( penyelesaian sengketa alternatif atau lewat
jalaur diluar hukum ), intinya kita harus bisa bagaimanapun caranya membela
pihak-pihak yang tidak bersalah dan bersikap tegas dan jangan penakut terhadap
oknum-oknum perusak lingkungan yang tidak bertanggung jawab agar tercipta
lingkungan kita yang asri dan sejuk seperti dulu.
Sumber :