Sabtu, 20 Maret 2021

orangtua kedua yang berjasa banyak untuk kehidupan yang lebih baik.

Assalamualaikum wr.wb

Bismillahirrohmaanirrohiim, semoga teman-teman sekalian yang membaca ini dalam keadaan sehat dan selalu dalam perlindungan Allah SWT aamiin.

Disini saya ingin menceritakan guru saya waktu berada di pondok pesantren nurul ulum Sutojayan, Blitar. Beliau bernama ibu Isti’anah atau biasa di panggil bu is, rumah beliau lumayan jauh dari tempat beliau mengajar, namun sesibuk apapun dan bahkan kondisi kesehatannya menurun beliau tetap berangkat mengajar. Menurut saya beliau bukan hanya sebagai guru tahfidz, melainkan juga sebagai sosok inspiratif bagi saya. Bukan hanya mengajarkan ilmu tahfidz, beliau juga mengajarkan akhlakul karimah, dan kehidupan sebenarnya di akhirat yang kelak. Kata beliau “gaji atau upah itu pasti, namun yang saya utamakan bukan itu melainkan seberapa ilmu yang sudah saya sebarkan dan kebaikan apa saja yang sudah saya berikan kepada murid-murid yang sudah saya anggap sebagai anak sendiri” . menurut saya kepribadian beliau yang gigih dan sabar sudah menunjukkan beliau orang baik dipadu dengan cara berpakaian beliau yang sederhana, sopan, dan rapi akan membuat murid-murid beliau tunduk.     

Beliau pernah bercerita selama proses  menghafal Al-qur’an, selalu banyak cobaan dari Allah, mulai dari sakit di telinga dari menghafal sampai khatam 30 juz, orangtua beliau meninggal, fitnah dari orang sekitar, krisis ekonomi yang menimpa keluarga beliau, dan masih banyak lagi. Namun, beliau berkata semua itu cobaan Allah yang diberikan kepada saya untuk menguji apakah saya sanggup  melewati semua ini untuk menuju surganya Allah SWT. Dan alhamdulillah dalam waktu yang cukup sedikit beliau sudah mampu menghafal 30 juz dengan lancar dan mampu mengamalkan isi kandungan dari Al-Qur’an itu sendiri sampai sekarang dan sampai akhir hayat kata beliau.

ini adalah dalil yang selalu beliau pegang :


خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ .

 

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.”

 

Menurut beliau banyak sekali pelajaran hidup yang saya dapat untuk kehidupan yang lebih baik, kata beliau “mengajar adalah amal jariyah yang akan saya bawa mati, jadi harus saya lakukan dengan penuh cinta, cinta kepada Allah, cinta kepada guru saya sendiri, cinta kepada murid-murid saya, cinta kepada apapun yang bisa saya berikan kepada mereka semua. Jadi saya harus sering-sering mendoakan mereka”. Sebagai guru merupakan teladan bagi murid-muridnya jadi harus bisa bersikap dan berperilaku baik agar mereka semua menirukannya.

Guru pasti pernah bersalah, karena guru juga manusia bukan malaikat. Namun hendaknya jangan kita ghibahkan dibelakang mereka apalagi sampai menggunjingnya karena itu perbuatan yang sangat tida sopan terhadap guru. Alangkah baiknya jika kita mau mengingatkan secara baik-baik dan jangan dihadapan orang banyak agar tidak mempermalukan mereka.

Menjadi guru juga tidak semudah apa yang ada di pikiran kita. Mereka harus menyiapkan apa saja yang akan disampaikan, harus disiapkan dengan sebaik mungkin dan jangan sampai salah, selain itu guru juga sangat menjaga perilaku dan setiap gerak-geriknya karena guru adalah panutan untuk murid-muridnya. Harus sabar menghadapi murid-muridnya. Belum lagi biasanya ada komplain dari wali murid yang harus mereka hadapi, tetapi mereka melakukannya dengan ikhlas dan sukarela. Namun dibalik itu semua banyak hal yang didapatkan oleh guru antara lain :

1.    Mengangkat derajat orangtua

2.    Mendapat pahala dari Allah SWT

3.    Dijauhkan dari api neraka

4.    Di doakan oleh para malaikat dan penghuni langit lainnya

5.    Mendapatkan kasih saying dari Allah SWT

6.    Merupakan amal jariyah

7.    Dimudahkan masuk surganya Allah SWT

8.    Dan masih banyak lagi.

Oleh karena itu hendaknya kita selalu mendoakan guru-guru kita yang masih hidup maupun yang sudah tiada, sebab mendoakan mereka saja sudah mendapatkan pahala dan ilmu yang kita dapat dari mereka juga insyaallah barokah aamiin

 

Wassalamualaikum wr.wb

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

matkul kewarganegaraan bersama pak Edi

  Assalamualaikum wr.wb teman-teman…. Bagaimana kabar teman-teman ? semoga kalian beserta keluarga sehat selalu ya, dan selalu dalam lindu...